MENGATASI ASAM URAT DENGAN HABBATUSSAUDA PERAN HABBATS HABBATUSSAUDA MENANGGULANGI ASAM URAT

Sedang Trending 3 bulan yang lalu


Apa itu gout/penyakit masam urat?
Gout=pirai=PENYAKIT ASAM URAT adalah bagian dari penyakit reumatik nan diakibatkan oleh kondisi hiperurisemia (peningkatan kadar masam urat akibat gangguan pada metabolisme masam urat). Karena sebagian besar menyerang sendi, maka disebut artritis gout = peradangan pada sendi akibat gout.
Pada umumnya menyerang laki-laki (90%) usia dewasa muda sekitar 40 tahun, sedangkan pada wanita penyakit ini lebih banyak menyerang mereka nan telah mengalami menopause.
Bagaimana terjadinya hiperurisemia dan gout?
Asam urat ini merupakan hasil akhir perombakan purin. Purin merupakan salah satu unsur nan ada dalam protein tertentu nan berasal dari asupan makanan, maupun proses metabolism dalam tubuh sendiri. Sekitar dua pertiga jumlah masam urat nan terbentuk bakal dikeluarkan melalui air seni dan sepertiganya melalui saluran cerna.
Gangguan dapat terjadi pada produksinya nan berlebihan alias pembuangan nan terganggu, alias keduanya.
Gejala dan Tanda Gout
Gejala awal dari artritis gout adalah panas, kemerahan dan pembengkakan pada sendi nan tipikal dan tiba-tiba. Persendian nan sering terkena adalah persendian mini pada pedoman dari ibu jari kaki. Beberapa sendi lain nan dapat terkena adalah pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, jari tangan, dan siku. Pada serangan akut penderita gout dapat menimbulkan indikasi demam dan nyeri dahsyat nan biasanya memperkuat berjam-jam sampai seharian, dengan alias tanpa pengobatan.  Seiring berjalannya waktu serangan artritis gout bakal timbul lebih sering dan lebih lama.
Penyakit gout meningkatkan kemungkinan terbentuknya batu ginjal. Kristal-kristal masam urat dapat membentuk tophi (benjolan keras tidak nyeri di sekitar sendi) di luar persendian. Tophi sering ditemukan di sekitar jari tangan, di ujung siku dan sekitar ibu jari kaki, selain itu dapat ditemukan juga pada daun telinga, tendon achiles (daerah belakang pergelangan kaki) dan pita bunyi (sangat jarang terjadi).
Diagnosa Gout
Penyakit gout tidak mudah didiagnosis hanya dengan pemeriksaan darah, lantaran kebanyakan orang nan mempunyai kadar masam urat nan tinggi tidak terkena penyakit gout.
Pemeriksaan tambahan nan paling bisa diandalkan untuk penyakit gout adalah menemukan kristal masam urat di dalam cairan sendi dengan langkah aspirasi cairan sendi (arthrocentesis). Arthrocentesis merupakan prosedur umum nan dilakukan dengan anestesi lokal. Dengan menggunakan teknik nan steril, cairan diambil dari sendi nan meradang menggunakan suntikan dan jarum. Selain itu gout juga dapat didiagnosa dengan menemukan kristal masam urat dari benjolan tophi.
Penatalaksanaan Gout
Gout tidak dapat disembuhkan, namun dapat diobati dan dikontrol. Gejala-gejala dalam 24 jam biasanya bakal lenyap setelah mulai pengobatan.
Gout secara umum diobati dengan obat anti inflamasi.
KANDUNGAN ASAM URAT BERBAGAI JENIS MAKANAN
• Golongan A (Sebaiknya dipantang): Makanan nan mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah
hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng, melinjo, emping.
• Golongan B (Boleh dalam jumlah terbatas): Makanan nan mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah
ikan nan tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung, durian, alpukat, nanas, air kelapa.
• Golongan C (Boleh): Makanan nan mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.
DAPATKAH HABBATUSSAUDA MENURUNKAN KADAR ASAM URAT…???
Riset Ilmiah membuktikan bahwa :
Sebuah penelitian berjudul “Potensi Daun Salam (Syzigium polyanthum Walp) dan Biji Jinten Hitam (Nigella sativa Linn) sebagai kandidat Obat Herbal Terstandar Asam Urat” dilakukan oleh peneliti dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta dan dimuat di Jurnal Pharmacon, Volume 13 Nomor 1, Juli 2012, mengungkapkan satu hasil riset nan menunjukkan bahwa habbatussauda dikombinasikan dengan daun salam mempunyai keahlian menurunkan kadar masam urat nan sangat signifikan pada hewan percobaan. Dilaporkan dalam penelitian tersebut, penurunan kadar masam uratnya sebesar 79,35%, 61,29% dan 71,90%.
Penelitian lainnya menguji faedah biji habbatussauda saja dalam perannya menurunkan kadar masam urat. Satu riset berjudul “Uji Aktifitas Anti Hiperurisemia Ekstrak n-Heksana, Etil Asetat dan Etanol 70% Biji Jintan Hitam (Nigella sativa) terhadap Mencit Hiperurisemia”, dilakukan oleh peneliti dari Fakultas Farmasi Universitas Jember, dan dimuat di e-Jurnal Pustaka Kesehatan Volume 2 Nomor 1, Januari 2014 menyimpulkan bahwa Ekstrak n-heksana, etil asetat, dan etanol 70% biji jinten hitam dapat menurunkan kadar masam urat. Ekstrak etil asetat biji jinten hitam dosis 200 mg/kg BB menunjukkan kegiatan anti hiperurisemia tertinggi (56,12 ± 19,49 %) dibanding ekstrak n-heksana (25,84 ± 8,91 %) dan etanol 70% (37,24 ± 7,78 %). Ini merupakan upaya pembuktian untuk menunjukkan keahlian habbatussauda menurunkan kadar masam urat darah. penyakit selain maut. (HR. & Muslim)

GABUNG YUK DENGAN GRUP WHATSAPP “Klinik Terapi Habbats”
Anda bisa konsultasi cuma-cuma dengan master mahir kapanpun dimanapun,
Tinggal klik link dibawah ini :
https://chat.whatsapp.com/JAE7u2O6Vl69gt0r1oag0Y
atau Scan Barcode dibawah ini :

Anda tidak perlu cemas dan ragu memesan produk kami lantaran sekarang sudah ada Layanan BAYAR DI TEMPAT (COD) sehingga lebih kondusif dan terpercaya. Barang bisa sampai langsung ke tangan Anda.
LANGSUNG HUBUNGI CS KAMI YA
DIBUKA KEAGENAN DAN RESELLER
DAPATKAN PROMO KHUSUS RESELLER DAN AGEN
Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan silahkan menghubungi :
Team Internet Marketing kami :
Tlp/WA : 0821-1601-8939 dan 0811-2222-1709
Web : www.habbats.co.id

Selengkapnya
Sumber Eramuslim.com
Eramuslim.com
Atas