Kemenkeu Minta Maaf Soal Piala Hadiah dari Jepang Kena Pajak Bea Cukai

Sedang Trending 8 bulan yang lalu

Viral! WNI Menang Lomba di Jepang, Kirim Piala tapi Kena Pajak Bea Cukai Rp4 Juta

eramuslim.com – Media Sosial sekarang tengah ramai soal seorang penduduk negara Indonesia (WNI), Fatimah Zahratunnisa nan menang kejuaraan menyanyi di Jepang. Sebab, piala nan didapat Fatimah dari kejuaraan itu tiba-tiba diminta biaya oleh Bea Cukai ketika sampai ke Indonesia.

Lewat akun twitternya @zahratunnisaf, dia menceritakan pada tahun 2015 lampau mengirimkan piala lomba nanyi di Jepang ke Indonesia lewat paket. Namun ketika mau diambil, paket piala tersebut malah dikenakan pajak oleh Bea Cukai sebesar Rp 4 juta.

“2015 menang kegiatan nyanyi di TV Jepang, pialanya dikirim ke Indo lantaran gede banget buat dibawa di pesawat. Ditagih pajak 4 juta,” tulis Fatimah seperti dikutip, Selasa (21/3/2023).

Tidak hanya pajak, Bea Cukai meminta Fatimah membuktikan surat-surat telah mengikuti arena menyanyi tersebut. Bahkan, pihak Bea Cukai juga meminta dirinya untuk menyanyi sebagai bukti.

“Untungnya bisa bawa pulang secara cuma-cuma akhirnya setelah tawar menawar secara ketat. Tapi adanya kalimat ‘kamu bisa bayar berapa?’ itu saya bawa dendam sampe sekarang,” tulis dia.

Atas viralnya kisah itu, Kementerian Keuangan langsung merespon. Staf Khusus Menteri BUMN Yustinus Prastowo meminta maafa dan menyesal atas pengalaman tidak mengenakan nan diterima Fatimah.

“Mbak @zahratunnisaf, mewakili Kemenkeu, kami memohon maaf secara tulus atas ketidaknyamanan nan terjadi. Kami sungguh berempati dan menyesalkan kejadian ini. Doa kami mbak Zahra semakin sukses. Kami berkomitmen utk terus melakukan perbaikan pelayanan,” ujar Yustinus seperti dikutip dari akun @prastow, dikutip Selasa (21/3/2023).

Permintaan maaf itu langsung dibalas oleh Fatimah. Dia pun menyarankan agar Kementerian Keuangan membenahi sitem pajak bingkisan hasil prestasi.

“Tweet saya murni dari sisa sakit hati orang nan merasa tidak diapresiasi pencapaiannya. Saran saya untuk membenahi patokan pajak bingkisan hasil prestasi dengan bukti surat komplit dan jelas untuk dibebaskan pajak sebagai sedikit corak apresiasi,” kata Fatimah membalas cuitan Yustinus.



[Sumber: Suara]

Selengkapnya
Sumber Eramuslim.com
Eramuslim.com
Atas